Pidato Halal Bihalal Keluarga

Butuh Contoh Pidato? atau mau Pintar Pidato? Tema apapun ada disini. Terbaru, lengkap dan terbaik

Pidato Halal Bihalal Keluarga

Halal Bihalal adalah acara yang lazim di laksanakan terutama setelah hari raya idul fitri. Halal bi halal ini menjadi acara yang ditujukan untuk mempererat tali sila silaturahi di antara keluarga. Dalam acara ini pula persaudaraan dan persatuan antar keluarga dalapat terjalin dan terkokohkan. Semoga pada praktiknya halal bi halal ini tidak hanya berjalan karena tradisi melainkan menjadi salah satu bahan refleksi sekaligus agen saling memaafkan satu sama lain. Selengkapnya pidato tentang halal bihalal keluarga berikut ini:

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan anugerah, nikmat dan karunianya secara terus menerus dan berlapis-lapis di setiap waktunya. Dia yang Maha Hidup, selalu terjaga dan selalu menatap kehidupan hamba-hambanya. Pemeliharaannya mencakupbumi dan seisinya, pemberian-Nya tidak terhitung dan tak terkira, tidak ada ungkapan yang pernah cukup untuk menggambarkan keagungan dan kemuliaannya.

 Shalawat dan salam semoga tercurah limpahkan kepada manusia terbaik sepanjang zaman yang mendedikasikan hidupnya untuk menghidupkan agama islam di muka bumi, tidak lain dan tidak bukan adalah Habibana Wanabiyana Muhammad Saw, beserta seluruh keluarganya, sahabatnya-tabi’in nya dan semoga kita semua selaku umatnya.

 Hadirin yang berbahagia

Pada acara halal bihalal keluarga yang diselenggarakan setiap tahun ini saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada hadirin semua yang telah meluangkan waktu dan tenaganya sehingga acara halal bihalal ini dapat berlangsung lancar.

Di waktu dan tempat istimewa ini, saya mewakili keluarga besar mengucapkan selamat hari raya idul fitri mohon maaf lahir batin, minal aidzin wal faidzin. Acara halal bi halal ini diselenggarakan secara rutin setiap tahun, anggota keluarga yang satu dan lainnya saling bahu membahu dalam mengupayakan keberlangsungan acara ini. Amat pentingnya acara ini hingga anggota keluarga dari barat sampai timur, utara sampai selatan semuanya berusaha menghadiri acara ini.

Hadirin yang berbahagia

Sekali lagi saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengorbanan waktu, tenaga atau bahkan harta dalam mengupayakan acara bihalal ini agar berjalan dengan lancar. Tak luput saya meminta maaf yang sebesar-besarnya jika pada praktiknya ada banyal kekurangan dan ketidaknyamanannya. Seperti yang telah kita ketahui bahwa acara halal bihalal ini ditujukan untuk merekatkan tali persaudaraan antar anggota keluarga yang keberadaannya memang telah berpencar masing-masing.

Di momen yang langka ini marilah kita merekatkan kembali tali persaudaraan yang hampir-hampir saja terputus oleh begitu sibuknya urusan keseharian. Tali persaudaraan ini adalah kekuatan umat muslim dimana menjadi saling peduli dan tolong menolong lah yang akan mengantarkan kehidupan manusia pada kedamaian dan ketentraman.

Pada acara halal bi halal ini marilah kita menundukan hati untuk saling membuka pintu maaf dan saling melepaskan keangkuhan dan dendam agar kita menjadi begitu damai untuk saling berdampingan. Di kesempatan yang jarang kita temukan ini, marilah kita singsingkan kesombongan, tanggalkan kebencian, lepaskan dendam, dan hilangkan keangkuhan untuk dapat saling meminta dan menerima kemaafan.

Tak dapat dipungkiri bahwa sepanjang satu tahun ini banyak sekali kesalahan dan kekhilafan baik yang disengaja atai yang tidak sengaja, baik yang berulang-ulang maupun tidak. Tak jarang dalam proses ini kita menjadi abai terhadap orang lain bahkan pada saudara kita sendiri. Kekeluargaan kita barang kali sering teruji ketika kita menangalkan tali persaudaraan kita. Untuk itu marilah kita jadikan momen halal bi halal ini untuk merekatkan persaudaraan yang barang kali telah tergores oleh bertambahnya masa.

Hadirin yang berbahagia

 Momen halal bi halal ini pun menjadi wadah kita untuk saling mengenal dimana mungkin bagi generasi muda keluarga ini, silsilah keluarga menjadi hal yang begitu asing. Tak dapat dipungkiri bahwa anak-anak kita mungkin tidak tahu satu sama lain. Barang kali mereka tidak tahu manakah yang merupakan generasi pertama keluarga dan mana yang bisa dipanggil paman, tante, uwa dan sebagainya.

Nilai-nilai persaudaraan inilah yang barang kali harus menjadi titik fokus yang menjadi tema acara halal bi halal ini. Kekeluargaan yang telah berkembang sampai beberapa generasi ini haru terus dipererat kembali keberadaannya. Karena bukan tidak mungkin bahwa sering kali waktu dan jarak semakin mengikis rasa persaudaraan kita hari ini.

Hadirin yang berbahagia

 Halal bi halal ini adalah upaya untuk menjalin silaturahmi, bisa dikatakan bahwa silaturahmi menjadi jalan rezeki bagi kita semua. Rezeki ini tidak hanya berkaitan dengan uang melainkan juga dengan bertambanhnya pengetahuan dan persaudaraan. Barang kali demikianlah yang dapat saya sampaikan, kurang dan lebihnya mohon di maklumi dan dimaafkan. Billahi Taufik Wal Hidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tags :