Ceramah Tentang Kandungan Al-Quran

Butuh Contoh Pidato? atau mau Pintar Pidato? Tema apapun ada disini. Terbaru, lengkap dan terbaik

Ceramah Tentang Kandungan Al-Quran

Umat muslim memiliki kitab suci, pedoman hidup sepanjang zaman yang tak akan hangus termakan usia. Yah tepat sekali, tentunya Al-Quran yang keontetikannya terjaga sampai akhir zaman. Lalu berisi apa sajakah Al-Quran itu? Rasanya sepanjang hidup pun kita tak akan mampu menggali semua ilmu yang terkandung dalam Al-Quran. Namun sedikitnya kita dapat mengetahu sedikit banyak tentang inti kandungan Al-Quran melalui ceramah ini. Selengkapnya Ceramah Tentang Kandungan Al-Quran berikut,

 Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

 Yang saya hormati teman-teman dan hadirin semua. Marilah kita bersama – sama panjatkan puja, puji, dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam karena atas berkah, rahmat dan hidayahnya kita semua dapat berkumpul di tepat yang Insya Allah mulia ini Shalawat dan salam semoga tercurah limpahkan ke pada junjungan kita – manusia terbaik sepanjang zaman yakni besar Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan sahabatnya. Semoga kita semua kelak mendapatkan syafaatnya. Aamiin.

Hadirin Rahimakumullah

Kita telah mengetahui bahwa Al-Quran adalah kalam Allah yang keberadaannya menjadi pedoman dan panduan umat manusia untuk hidup. Al-quran berasal dari kata qara’a artinya bacaan, yaitu kitab suci yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad Saw. (QS. Al-Qiyamah ayat 18). Ada juga yang mengatakan bahwa ‘quran’ merupakan kata sifat al-qar’u yang berarti al-jam’u yang berarti kumpulan, karena Al-Quran terdiri dari sekumpulan surah dan ayat yang memuat kisah-kisah umat terdahulu, perintah dan larangan, serta mengintisarikan kitab-kitab suci sebelumya.

Hadirin Rahimakumullah

 Begitu banyak ilmu yang terkandung dalam Al-Quran baik yang menyangkut aspek duniawi maupun ukhrawi. Diantara isi yang terkandung dalam Al-Quran adalah: Pertama, Tauhid (Pengesahan Allah), termasuk di dalamnya semua kepercayaan terhadap yang gaib (metafisika). Tauhid adalah tujuan yang terpenting dari ajaran islam, karena manusia-manusia yang hidup yang hidup pada masa diturunkannya Al-Quran adalah penyembah berhala, meskipun ada sebagian kecil yang mengesakan Tuhan, tapi jumlahnya sangat sedikit.

Meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah lah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah dan diibadahi merupakan inti dari ketauhidan. Memurnikan jiwa dengan sebaik-baiknya dan menggantungkan diri sepenuhnya kepada Allah adalah nilai berharga yang diupayakan.

Kandungan Al-Quran yang kedua berkaitan dengan ibadah baik ibadah mahdah maupun ghairu mahdah. Al-quran mengandung banyak hal berkaitan dengan ibadah yang ditujukan kepada Allah Swt. maupun kepada sesama manusia.

Kandungan Al-Quran yang selanjutnya berkaitan dengan janji dan ancaman. Maksudnya adalah bahwa Al-Quran menjanjikan pahala bagi yang mau menerima dan mengamalkan isi Al-Quran. Selain itu Al-Quran mengandung ancaman berupa adzab atau siksaan bagi yang tidak mau mengamalkan Al-Quran apalagi bagi mereka yang mengingkari Al-Quran.

Al-Quran pun memuat jalan untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Al-Quran berisi hukum dan peraturan yang mengatur hubungan manusia dengan Allah, manusia dengan manusia, manusia dengan alam dan manusia dengan lingkungan hidupnya. Jalan menuju kebahagiaan ini dapat ditempuh melalui Al-Quran , kebahagiaan hakiki yang tidak hanya berkutat pada materi tapi berkaitan dengan cinta kepada Allah untuk menjadi sebaik-baiknya mahluk.

Kandungan Al-Quran yang terakhir berisi riwayat atau kisah-kisah umat terdahulu. Dari semua kisah-kisah itu banyak hal pelajaran yang dapat diambil. Diantaranya kisah orang-orang yang tunduk dan patuh kepada Allah ataupun sebaliknya mereka yang melanggar aturan Allah. kesemuanya itu tiada lain agar dapat dijadikan contoh dan teladan bagi yang taat dan dijadikan pelajaran bagi mereka yang ingkar kepada-Nya.

Demikianlah sedikitnya tentang inti dari kandungan Al-Quran, sebenarnya dibutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk mengulas bagaimana kandungan Al-Quran. Barangkali, demikianlah yang dapat saya sampaikan. Kurang dan lebihnya mohon dapat dimaklumi dan dimaafkan. Bilahi Taufik Wal Hidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ceramah Tentang Kandungan Al-Quran