Contoh Pidato Tentang Keutamaan Bershalawat Pada Rasulullah

Butuh Contoh Pidato? atau mau Pintar Pidato? Tema apapun ada disini. Terbaru, lengkap dan terbaik

Contoh Pidato Tentang Keutamaan Bershalawat Pada Rasulullah

Siapa yang tak mengenal shalawat? lima kali dalam sehari, kita selalu bershalawat melalui shalat yang kita tegakkan. Tapi hal-hal apa yang mengharuskan kita untuk bershalawat pada Rasululullah sebagai manusia paling mulia di bumi ini? Atau singkatnya, apa keutamaan dari bershalawat ? Selengkapnya simak contoh pidato tentang keutamaan bershalawat pada Rasululullah berikut ini:

Assalamualaikum Wr Wb.

Para hadirin, ibu-ibu dan bapak-bapak yang berbahagia,

Pertama-tama marilah kita panjatkan dengan penuh kerendahan hati dan keikhlasan yang mendalam, puji syukur kehadirat ilahi dengan penuh kesadaran bahwa Dia telah membalas dosa-dosa yang telah banyak kita lakukan dengan karunia nikmat yang jauh lebih banyak lagi,,

 Shalawat dan salam semoga tercurah limpahkan pada junjungan kita, kekasih kita, manusia paling mulia yang pernah ada di dunia, Nabi Muhammad saw. Tentu saja beserta keluarganya yang mulia, para sahabatnya yang agung, serta kita dan para pengikutnya sampai akhir zaman nanti.

Hadirin Rahimakumullah

 Pernahkah bertanya-tanya mengapa kita harus mengucapkan shalawat bagi Nabi Muhammad saw. dalam setiap shalat dan doa kita, padahal bukankah beliau sudah dijamin pasti masuk surga?

Sebenarnya shalawat itu bukanlah suatu permohonan agar masuk surga dan juga ucapan shalawat ini tidak hanya dilakukan oleh manusia saja bahkan Allah dan Malaikat-malaikat-Nya juga mengucapkan shalawat kepada Nabi. Tentunya dengan makna yang berbeda-beda. Shalawat dari Allah bermakna memberi rahmat , shalawat dari malaikat berarti memintakan maghfiroh atau ampunan, sedangkan shalawat dari orang mukmin memiliki makna doa agar ia diberi rakhmat. Wallahua’lam bisshawab.

Paling sedikitnya ada 5 alasan yang mengharuskan kita bershalawat, diantarnya:

 1) Bershalawat merupakan perintah Allah yaitu sesuai Firman Allah dalam surat Al-Ahzaab ayat 56: Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepada-Nya.

 2) Bershalawat adalah salah satu cara untuk menanmkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad saw. bila kita memiliki rasa cinta kepada-Nya, maka hal ini akan lebih memudahkan kita dalam meneladani perilaku hidupnya. Karena, tidak diragukan lagi, rasa cinta akan membuat seseorang rela berkorban dalam menuruti perkataan orang yang dicintai-Nya. ,, Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia, dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah..... 

3) Bershalawat menyebabkan malaikat mendoakan kita. Hal ini selaras dengan apa yang dikatakan Nab,’’siapa yang mendoakan orang lain, maka orang lain akan mendoakannya denan doa yang serupa.

 4) Bershalawat menghindarkan kita dari siksa Allah. Firman Allah dalam surat AL-Anfaal ayat 33 : Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka , sedang kamu (Muhammad) berada di tengah-tengah mereka. Bukankah dengan mengucapkan shalawat itu berarti Nabi Muhammad saw seolah-olah ‘berada’ di tengah-tengah kita, yang berarti pula Allah tidak akan mengazab kita?

 5) Bershalawat merupakan ungkapan rasa terima kasih kita kepada Nabi Muhammad saw. Bukankah kita patut berterima kasih pada beliau, yang telah berjuang dengan penuh penderitaan dan kegigihan untuk menyampaikan risalah Allah kepada risalah Allah kepada kita, yaitu agar kita dapat berbahagia di dunia dan akhirat. Allah menyampaikan pentingnya berterima kasih dalam surat Al-Hajj ayat 38: Sesungguhnya Allah itu tidak menyukai orang-orang yang berkhianat dan tidak berterima kasih. 

Hadirin Rahimakumullah

 Rasulullah, sama sekali tidak membutuhkan shalawat dari kita tapi sebaliknya kita lah yang membutuhkan bershalawat kepada beliau. Analoginya seperti halnya Allah yang tidak membutuhkan shalat kita , tapi manusia lah yang perlu shalat kepada-Nya. Andaikata tidak ada seorang pun yang bershalawat kepada Rasulullah, beliau akan tetap menempati tempat tertinggi di surga Allah.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini, mudah-mudahn sedikit ilmu yang telah disampaikan menjadi pelecut agar kita lebih royal dalam bershalawat kepada Rasulullah saw. Akhir kata semoga kita tercatat sebagai umat Rasulullah yang dicintainya.

Wassalam Wr Wb