Contoh Pidato Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika 18 April 2016

Butuh Contoh Pidato? atau mau Pintar Pidato? Tema apapun ada disini. Terbaru, lengkap dan terbaik

Contoh Pidato Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika 18 April 2016

18 April merupakan salah satu hari yang bersejarah yang patut untuk di rayakan oleh Kita semua, karena keberadaan ini merupakan salah satu bukti bahwa adanya peristiwa penting yang keberadaanya tidak boleh kita lupakan apalagi kita hilangkan sama sekali dari salah satu rekam jejak kemerdekaan bangsa. Oleh karenanya dalam kesempatan ini Anda sekalian akan di berikan salah satu contoh teks pidato yang dapat di jadikan salah satu referensis yang sangat berharga jika nantinya Anda akan menjadi pembicara ataupun bagi Anda sekalian, yang ingin jauh lebih memaknai apa arti penting dari hari peringatan konfrensi Asia Afrika.

Assalamualaikum Wr Wb

Alhamdullah hirrobil alamin, pada pagi yang sangat cerah ini, kita dapat berkumpul bersama sama dalam memperingati hari penting dan bersejarah Nasional, yakni hari peringatan konfrensi Asia Afrika, yang mana ini dapat terjadi karena adanya berkah, rahmat serta izin dari Allah SWT, maka untuk itulah mari kita ucapkan syukur alahmdulilah bersama sama.

Para hadirin yang saya hormati, Konfrensi Asia Afrika merupakan salah satu bukti perjalanan sejarah nasional yang terjadi di dearah Bandung, maka untuk itulah bukan hal yang baru kita dengar jika kita lebih familiar dengan sebutan konfrensi Bandung.

Para hadirin sekalian, dengan adanya KAA ini, maka Indonesia, tanah air kita yang tercinta ini masuk dalam jajaran dari banyak negara Asia Afrika yang sangat cinta damai dan saling menghormati diantara negera yang lainnya adalah Myanmar (dahulu Burma), Sri Lanka (dahulu Ceylon), India dan Pakistan.

dengan keterlibatan Indonesia, masuk dalam organisasi ini, menunjukan bahwa negera kita adalah salah satu negera yang menganut adanya ideologi terbuka, yang artinya mau ikut dalam perkembangan dan kemajuan dari iklim politik yang ada di Dunia.

Para hadirin sekalian yang saya muliakan, munculnya dari KAA tidak lepas dari rasa keinginan dari setiap anggota tidak menginginkan adanya kekuatan kekuatan Asing terutama kekuatan barat untuk masuk ke dalam urusan setiap anggota dari gerakan KAA ini, dan di samping itu para hadirin sekalian, dengan keberadaan ini bisa di jadikan landasan yang sangat baik karena cara pandang tiap adanya negara anggota yakni sama, yaitu tidak ingin mereka di pengaruhi oleh berbagai keputusan keputusan yang bisa saja di keluarkan oleh setiap negera yang di luar anggota terutama untuk ke dua negera super power yakni Amerika Serikat & Uni Soviet. Sebagai hasil dari Perang Dingin yang telah terjadi di masa lampau.

Di pihak lain para hadirin sekalian, dengan keberadaan dari KAA Ini, di upayakan mampu memberikan suasana damai untuk berbagai negera di luar anggota dengan cara menjadi organisasi penengah, yang akan menengahi pada tiap masalah yang ada di negara.
Seperti yang pernah terjadi antara pihak Tiongkok dan barat, maka dengan adanya KAA Ini di anggap mampu memberikan angin segar untuk mereka dalam kaitannya meredam permusuhan yang terjadi.

Kemudian para hadirin sekalian, dengan adanya keberadaan KAA ini dapat juga menggairahkan perekonomian nasional untuk berkembang jauh lebih baik sekali karena berbagai negara yang ada di dalamnya, siap melakukan berbagai kerjasama baik di bidang ekonomi, budaya, politik dan sosial.
Dengan begitu maka penting bagi Anda sekalian, untuk terus memaknainya, sebagai hal yang positif agar kemudian ke depannya pun akan menjadikan perekonomian, pengetahuan,serta rakyat dan bangsa Indonesia jauh lebih bermartabat.

Jadi demikianlah rangakaian kata yang saya bisa berikan kepada Anda sekalian, terima kasih atas kehadirannya, jika ada tutur kata yang salah sata mohon maf dan kepada tuhan saya mohon ampun.

Wassalamu Alaikum wr.wb

Terima kasih atas berkenannya Anda membaca teks Pidato Hari Konferensi Asia Afrika yang ada di atas, semoga bermanfaat dan menginspirasi Anda sekalian.

Contoh Pidato Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika 18 April 2016