Contoh Pidato Cinta Tanah Air

Butuh Contoh Pidato? atau mau Pintar Pidato? Tema apapun ada disini. Terbaru, lengkap dan terbaik

Contoh Pidato Cinta Tanah Air

Pidato cinta tanah air merupakan artikel contoh pidato berbahasa indonesia yang sengaja saya buat bagi anda-anda yang sedang membutuhkannya, silahkan dipergunakan sebagaimana mestinya dan semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Baiklah langsung saja, ini dia selengkapnya contoh pidato cinta tanah air.

(Silahkan pilih contoh Mukodimah pidato yang anda sukai)

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarokatuh

Yang terhormat, bapak/ibu juri lomba pidato tingkat SMA
Yang saya hormati, bapak/ibu tamu undangan
Serta teman teman yang berbahagia

Cinta tanah air merupakan nilai moral bangsa yang semakin hari semakin menipis. Adanya pasar bebas dan budaya luar yang masuk secara bebas menjadi salah satu penyebab lunturnya rasa cinta pada tanah air dan semua adat budaya yang ada di dalamnya. Bahkan, pada era modern sekarang ini, sulit sekali menemukan remaja yang menghormati ideology-ideologi negara, bahkan kadang mereka yang tinggal di luar negeri malah malu mengakui kalau dirinya berasal dari negara Indonesia.

Hadirin yang saya hormati, menumbuhkan rasa cinta pada tanah air memang tidak mudah. kecintaan ini harus hadir dalam diri kita masing-masing secara natural dan dimulai secepat mungkin. Sebagai contoh, jika kita memiliki anak kecil di rumah, kita bisa bisa bercerita tentang sejarah bangsa di waktu senggang sebagai pengganti dongeng anak. Selain itu, kita juga bisa mengajak anak untuk mendengarkan lagu-lagu nasional.

Hadirin yang berbahagia, jika kita sebagai pelajar, ada banyak hal juga yang bisa kita lakukan sebagai wujud dari rasa cinta kita pada tanah air. Sebagai contohnya, kita bisa belajar dengan rajin sebagai wujud dari usaha kita untuk menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. Di samping itu, kita juga bisa selalu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan bahasa daerah kita saat berkomunikasi. Meskipun sekarang ini lebih gaul untuk menggunakan bahasa asing atau bahasa prokem, bahasa gaul dan alay anak-anak muda saat ini, kita harus berusaha untuk menggunakan bahasa yang baik dan benar.

Hadirin yang saya hormati, mencintai tanah air juga bisa kita lakukan dengan cara merawat dan menghormati symbol-simbol negara, seperti bendera merah putih dan lambang burung garuda. Tidak sepantasnya jika kita menggunakan bendera merah putih itu sebagai serbet atau kain pel. Selanjutnya, kita juga harus mencintai produk dalam negeri. Meskipun saat ini banyak barang impor yang masuk ke Indonesia, kita harus yaking bahwa kualitas barang tersebut tidak jauh beda dengan produk buatan dalam negeri.

Hadirin yang berbahagia, melaksanakan upacara setiap hari senin jyga tidak boleh kita tinggalkan. Semua itu adalah wujud dari rasa cinta kita pada tanah air. Di dalam upaca bendera itu banyak sekali symbol-simbol negara yang bisa kita lestarikan, seperti penghormatan kepada bendera merah putih, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, menyanyikan lagu-lagu nasional, dan kedisiplinan.

Selain itu, wujud cinta tanah air yang harus kita jaga juga bisa kita lakukan dengan tindakan-tindakan kecil sehari-hari seperti menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita. Dengan menjaga lingkungan sekitar, kita telah mewujudkan cinta pada negara kedaulatan kita. Tidak membuang sampah sembarangan, tidak menebang pohon sembarangan, dan melakukan kegiatan sosial seperti menyantuni anak yatim, juga merupakan perwujudan rasa cinta tanah air.

Hadirin yang saya hormati, di sekolah merupakan tempat yang tepat untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air. Selain melaksanakan upacara bendera, kita bisa juga mempelajari budaya dan tempat-tempat bersejarah, seperti candi, kebudayaan lokal, dan tarian daerah. Kita juga bisa mengenal para pahlawan dengan mempelajari sejarah beliau. Memperingati hari pahlawan, hari kartini, dan hari kemerdekaan juga merupakan wujud dari cinta tanah air.

Hadirin yang berbahagia. Hanya ini yang bisa saya sampaikan. Semoga ada hikmah yang kita ambil dari paparan ini. Terimakasih.

Akhir kata, wabilahi taufik walhidayah
Wassalamu’alakum Warrahmatullahi Wabarakatuh